Friday, January 20, 2012

Ancaman Kebotakan Disebabkan Merokok

Para ilmuwan dari Far Eastern Memorial Hospital di Taipei mendapati, para pria berpeluang lebih besar mengalami kerontokan rambut jika mereka merokok. Hal ini didasari dari hasil penelitian terhadap 740 pria warga Taiwan yang berusia rata-rata 65 tahun yang kemudian diterbitkan di Archives of Dermatology. Pola kebotakan pada pria atau disebut juga androgenetic alopecia, bersifat turunan dan sebagian disebabkan oleh hormon seks laki-laki.

Tim peneliti Far Eastern Memorial Hospital di Taipei juga menghimpun informasi soal tingkat usia pria saat ia mulai kehilangan rambut, dan faktor risiko yang mungkin mempengaruhi kerontokan rambut mereka. Mereka mendapati risiko kerontokan rambut meningkat seiring pertambahan usia, tapi tetap lebih rendah daripada rata-rata risiko pria Kaukasian.



Merokok sedikitnya 20 batang per hari dikaitkan dengan kenaikan risiko kebotakan. Merokok disinyalir menghancurkan kantung rambut, merusak sel di akar rambut yang menyalurkan darah dan hormon. Tak banyak orang yang tahu bahwa rokok juga memiliki andil dalam kerontokan rambut, yaitu berawal dari beruban dan kebotakan. Tentunya kalian tidak ingin menjadi botak bukan?

Rokok terdiri dari empat ribu bahan kimia berbahaya yang semuanya merusak kesehatan tubuh. Ketika kalian menghisap rokok, semua bahan kimia juga ikut terhirup, dan dari banyaknya bahan kimia tersebut, nikotin dan karbon monoksidalah yang paling merusak rambut. Karbon monoksida dalam asap menurunkan kapasitas oksigen dalam darah. Merokok dapat menyebabkan pertumbuhan rambut untuk mengganti sel rambut yang mati akibat kerontokan rambut menjadi terhambat.

Nikotin dapat menyebabkan pembuluh darah mengerut sehingga mempersulit untuk memompa darah dari arteri. Merokok juga menghasilkan karbon monoksida yang menghambat kapasitas darah untuk membawa oksigen dan mengeluarkan racun. Nah kedua faktor inilah yang mencegah oksigenasi jaringan rambut dan penghapusan efektif radikal bebas dari tubuh sehingga memperparah masalah rambut beruban dan kerontokan rambut.

Kerontokan ini tidak memandang jenis kelamin. Baik pria atau wanita berpotensi mengalami kebotakan. Kebotakan pada pria dipicu oleh hormone androgen laki-laki yang mempunyai tanggung jawab untuk kerusakan folikel rambut. Di sisi lain, wanita yang memiliki hormone androgen dan estrogen dalam tubuh mereka. Estrogen dapat berfungsi melawan efek dari Androgen.

Pada wanita, ancaman kebotakan ini lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki. Namun efek negatif dari merokok membuat rambut rontok lebih banyak dialami pada pria dibandingkan pada wanita.


No comments:

Post a Comment

Search This Blog

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...